Birželis
Hak Anaka
Setiap Anak dilahirkan taškai kondisi fitrah. Kenyatan nastepny Yang mengubah Anak menjadi Nieko fitrah atsimerk, Aku dipengaruhi by lingkungan, terutama Orang tua, sehingga IA tumbuh dan berkembang secaraberubah taškai Segala aspeknhnya. With demikian Orang tua memiliki Fantastinis sentral Yang sangat strategis taškai proses pembentukan Anak kedepan.
Islamas menegaskan bahwa Anak-Anak adalah ujian bagi orang tua, dalam hal menyiapkan them menjadi Žmogus Yang berguna bagi sesamanya.
Selain merupakan ujian, Anak-Anak merupakan amanah from Dievas Yang Yang steigiama sesuai kehendakn-Nya. Karenanya, setiap orang tua Yang mendidik Anak mengenai dunia dan akhiratnya. Artinya Orang tua Yang memperhatikan perkembangan Anak taškai hubungannya With Tuhan, Žmogus, Dan Alam aplink, Sertã mengantarkannya menjadi Žmogus produktif agaro mampu hidup berguna di dunia. Demikian juga, Orang tua Yang mendidik prohani dainavo Anak norėdami senantiasa ingat beribadah kepatad Dievas. Sebab hakikat kehidupan bukanlah sebatas capaian menyangkut profesi dan prestasi duniawi Saja, melainkan prestasi ibadah.









































